Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Sudah Diperbolehkan Pulang Dari Rumah Sakit

Robert sempat mendapat serangan jantung dan syukurnya sukses menjalani operasi.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya diperbolehkan untuk meninggalkan rumah sakit setelah kondisinya dinyatakan semakin membaik. Robert diperbolehkan pulang pada Sabtu (25/7) malam.

Sebelumnya Robert harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami serangan jantung. Pelatih asal Belanda tersebut lebih dulu mengeluhkan kondisinya yang terasa lelah dan merasa nyeri pada bagian dada kiri.

Akhirnya, setelah pemeriksaan jantung dinyatakan baik, Robert tetap harus menjalani operasi pemasangan kateter (balon) dan juga pemasangan ring pada jantungnya. Operasi tersebut dilakukan pada Selasa, 21 Juli.

Operasi berjalan lancar, namun Robert harus menjalani pemulihan dan tidak diperbolehkan untuk melakukan aktivitas yang terlalu berat. Menurut dokter Persib, Rafi Ghani, kondisi Robert masih belum prima, walau membaik.

Baca Juga :  Zulfiandi Tunda Gabung Ke TC Timnas Indonesia

“Coach sudah merasa lebih baik, meskipun masih merasa mudah lelah. Tapi, itu bagian dari pemulihan dan sudah meninggalkan rumah sakit. Karena permasalahannya sudah teratasi, semoga cepat [pulih],” ucap Rafi dikutip situs resmi Persib.

Hingga saat ini Persib pun belum menggelar latihan meski awalnya menargetkan latihan bersama pada pekan pertama Juli. Latihan bakal semakin mundur karena bagaimana pun harus menanti kondisi Robert benar-benar baik.

Setidaknya dalam rentang dua pekan selepas operasi, Robert harus benar-benar menjaga kondisi fisik dan pikirannya supaya dapat pulih total. Mantan pelatih PSM Makassar tersebut juga tetap menjadwalkan agenda latihan.

Seperti dibeberkan Robert lewat kanal Youtube miliknya, ia berharap kondisi jantungnya bisa kembali normal dan bisa kembali menjalani aktivitas dengan Maung Bandung untuk mempersiapkan tim menyambut Liga 1 2020, Oktober nanti.

Baca Juga :  Kiper Manchester United David De Gea Dibela Kasper Schmeichel

“Saya mungkin baru bisa kembali [beraktivitas] lagi setelah dua pekan. Tapi saya tidak boleh berolahraga, mungkin hanya latihan ringan saja. Setelah itu saya dapat berolahraga lagi seperti biasa,” jelas Robert.

“Saya sudah ingin kembali ke lapangan dalam dua minggu ke depan, dan berharap latihan sudah dapat dimulai. Setidaknya kami harus memulai persiapan sejak Agustus, karena persiapan membutuhkan waktu dua bulan sebelum liga dimulai Oktober,” tandas pelatih yang pernah membawa Arema juara Liga Indonesia itu.