“Posisi Kedua Tak Ada Artinya!” – Geramnya Antonio Conte Lihat Performa Angin-Anginan Inter Milan

Antonio Conte merasa, sekali pun Inter Milan akhirnya finis di urutan kedua klasemen akhir, itu tak ada spesial-spesialnya buat dia.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte jengkel bukan main setelah tim asuhannya ditahan imbang Fiorentina tanpa gol dalam laga lanjutan Serie A Italia di Stadio Giuseppe Meazza, Kamis malam WIB.

Hasil imbang ini hampir pasti menutup kans Nerazzurri mengejar Juventus di pacuan Scudetto musim ini.

Inter sekarang berada di posisi ketiga dengan perolehan 73 poin, tertinggal tujuh angka dari Juventus selaku pemuncak klasemen, dengan Serie A menyisakan tiga pertandingan lagi bagi pasukan Conte, namun bagi skuad Maurizio Sarri mereka masih akan memainkan empat laga sisa.

Bila Bianconeri berhasil mengalahkan Udinese malam ini, Inter dipastikan tak bisa lagi mengejar perolehan poin Cristiano Ronaldo cs di puncak klasemen.

Bagi Conte, sekali pun Inter menutup musim ini sebagai runner-up, itu tidak akan ada artinya.

Baca Juga : Cristiano Ronaldo Pecah Rekor Lagi Bersama Juventus, Maurizio Sarri: Luar Biasa!

“Posisi kedua berarti Anda jadi yang pertama di antara para pecundang. Ada orang-orang yang puas dengan pencapaian ini, tapi bagi saya, posisi kedua tidak ada artinya sama sekali!” tegas Conte, geram melihat performa jeblok Inter, kepada Sky Sports.

Kiper Fiorentina Pietro Terracciano berkali-kali diuji para pemain Inter di Meazza, tetapi tak satu pun anak-anak asuh Conte ini berhasil mencipta gol. Momen-momen itu membuat sang pelatih merasa frustasi.

“Kami bermain bagus dengan intensitas yang tepat. Kami tidak beruntung malam ini. Dua kali kami membentur mistar gawang. Tapi saya punya sedikit nasihat kepada para pemain yang menunjukkan semangat yang besar dan berusaha untuk menang meski kami berisiko kehilangan poin,” sambung Conte.

“Fiorentina pantas mendapat kredit atas performa defensif mereka yang luar biasa,” nilai Conte.

Baca Juga :  Baru Lima Laga, Klub David Beckham Inter Miami Langsung Cetak Rekor MLS

“Ketika Anda kehilangan sejumlah poin, itu karena ada kekurangan. Kami mencoba untuk memahami deretan momen dan situasi-situasi tertentu. Kami harus meningkatkan insting membunuh kami. Saya senang para pemain kecewa dengan hasil ini. Itu artinya, saya meninggalkan jejak saya pada diri mereka,” katanya lagi.

Bagi Conte, tak ada alasan lagi bagi Inter untuk menyia-nyiakan poin di tiga laga sisa mereka musim ini, termasuk ketika menghadapi Getafe di ajang Liga Europa nanti.

“Para pemain tahu bahwa mereka harus memberikan yang terbaik untuk finis di posisi kedua, terlepas apakah fokus Inter akan tertuju pada tiga pertandingan sisa di liga atau bentrokan dengan Getafe di Liga Europa,” tandas Conte.

Sisi positifnya, Conte melihat Inter sukses mengamankan tiket untuk mentas di Liga Champions musim depan dengan gap yang sangat besar dengan rival-rival yang posisinya berada di bawah mereka.

“Faktanya, target lolos ke Liga Champions telah dicapai dengan margin yang cukup besar,” ucap eks manajer Juventus, Chelsea dan timnas Italia tersebut