Tenis Bergulir Saat New Normal: Djokovic Menangis, Thiem Juara

2018 Novak Djokovic tennis season - Wikipedia

Petenis nomor satu dunia asal Serbia Novak Djokovic tak bisa menahan air matanya dalam turnamen amal yang ia selenggarakan di kompleks tenisnya di pinggir Sungai Danube, Minggu. Turnamen ini dijuarai Dominic Thiem dari Austria.

Djokivic berinisiatif menggelar pertandingan ekshibisi Adria Tour itu ketika dunia tenis masih vakum akibat pandemi COVID-19. Sekalipun Djokovic ia dari final, Senin dinihari WIB, turnamen itu telah mengingatkan banyak kenangan bagi sang juara Grand Slam 17 kali itu.

“Saya menangis bukan karena saya tersisih dari turnamen ini, saya cuma larut oleh emosi karena ini mengingatkan saya kepada masa kecil saya,” kata petenis berusia 33 tahun itu di stadion berkapasitas 4.000 penonton tersebut saat dia mendapatkan standing ovation dari rekan-rekan senegaranya.

“Ini telah menjadi hari-hari yang emosional dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah membuat hal ini menjadi mungkin…saya cinta kalian semua dan terima kasih banyak telah hadir.”

Djokovic mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev pada hari yang sama dengan final ini dalam pertandingan terakhirnya namun kemenangan itu tak bisa mengantarkannya ke final setelah kedua pemain dan Krajinovic saling mengalahkan dengan skor 2-1 sehingga yang berhak ke final ditentukan oleh catatan laga terbaik di antara ketiga petenis.

Krajinovic, yang menumbangkan Djokovic sehari sebelumnya Sabtu, dinyatakan lolos ke final karena memiliki catatan pertandingan paling baik di antara ketiga pemain.

Sayang dia menjadi tak berdaya ketika dihentikan Thiem pada partai final dengan skor 4-3 2-4 4-2

Baca Juga : Juventus Berpeluang Rugi Rp 750 Miliar Akibat dari Virus Corona

“Turnamen ini sudah menjadi alasan yang bagus dan kami semua sudah mempersembahkan yang terbaik,” kata Thiem setelah menuntaskan turnamen ini dengan catatan kemenangan 100 persen.

“Banyak pertandingan kualitas tinggi di depan atmosfer yang hebat ini, di depan penonton penuh, maka ini adalah akhir pekan yang sempurna. Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua orang termasuk Novak dan timnya, kalian semua telah membuat lawatan pertama saya ke Serbia sangat istimewa.”

Turnamen delapan petenis itu diadakan dengan format yang lebih efisien dari pada tur utama yang biasanya dilangsungkan dalam format pertandingan best-of-seven.

Leg kedua tur tenis yang digelar di masa New Normal ini akan berlangsung di kota tepi pantai Krosia, Zadar, akhir pekan mendatang.

Leg ketiga yang sedianya digelar di Montenegro pada 27-28 Juni sudah dibatalkan Sabtu lalu karena kekhawatiran virus corona, sedangkan leg terakhir akan dilangsungkan di Banja Luka di Bosnia pada 3 dan 4 Juli.

Mudah-mudahan apa yang Kami bagikan bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan para pembaca.

Selamat Membaca.

Teria Kasih